
Apa yang terjadi besok? Minggu depan? Lima tahun lagi?
Tidak satupun manusia yang bisa mengetahui persisnya.
Mereka cuma bisa memprediksinya.
Bagi saya masa depan kita semua ada di belakang,
berada di awal kita mumulai semua dan akan kembali kepada fase itu lagi.
Nanti di masa depan orang-orang akan kembali ngobrol sambil sesekali menepuk lawan bicaranya setelah bosan dengan twitternya.
Nanti di masa depan orang-orang akan kembali bersepeda ke kantor setelah mobil sportnya hanya berjalan 20 km/jam di jalan yang sangat padat.
Nanti di masa depan ketokan di pintu dan kalimat spada akan kembali didengar saat bertamu setelah orang-orang jengah dengan ponselnya untuk menelpon orang di dalam rumah agar keluar menghampiri.
Nanti di masa depan orang-orang akan kembali menawar dan berinteraksi di pasar setelah semakin ragu berbelanja di toko online.
Nanti di masa depan orang-orang akan kembali melakukan penelitian yang sungguh-sungguh untuk skripsinya setelah tidak ada satupun skripsi di segala penjuru dunia yang belum di copy paste.
Dan nanti pada akhirnya di masa depan orang-orang akan kembali gemar menulis untuk memperindah apa yang dilihatnya setelah tidak ada gambar yang indah untuk direkam di muka bumi.
Kembali bukan berarti mundur, lalu melangkah tidak harus ke depan.
Maka ingatlah masa depan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar